Direktur Operasi PT PLN Energi Gas Kunjungi Gas Station Tanjung Batu untuk Perkuat Keandalan dan Keselamatan Operasional
Samarinda, 8 April 2026 – Direktur Operasi PT PLN Energi Gas, Mohammad Faradhy, melakukan kunjungan kerja ke Gas Station Tanjung Batu dalam rangka kegiatan Management Site Visit. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam memastikan keandalan operasional infrastruktur gas sekaligus memperkuat implementasi aspek keselamatan kerja secara menyeluruh.
Kunjungan diawali dengan pelaksanaan safety induction sebagai bentuk komitmen terhadap penerapan budaya Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Hal ini menegaskan bahwa setiap aktivitas operasional di lingkungan PT PLN Energi Gas selalu mengedepankan prinsip keselamatan sebagai prioritas utama.
Dalam agenda kunjungan, Direktur Operasi meninjau secara langsung berbagai fasilitas utama di Gas Station Tanjung Batu, mulai dari pos keamanan, safety corner, gudang material, Tempat Penyimpanan Sementara (TPS) limbah B3, hingga ruang kendali. Peninjauan ini difokuskan untuk memastikan kesiapan fasilitas pendukung operasional serta kepatuhan terhadap standar prosedur yang berlaku.
Di control room, dilakukan diskusi mendalam bersama operator terkait sistem pengendalian, pemantauan aliran gas, serta mekanisme mitigasi risiko yang diterapkan dalam operasional harian. Sistem kontrol yang terintegrasi menjadi salah satu kunci dalam menjaga stabilitas distribusi gas, termasuk kemampuan dalam mendeteksi potensi gangguan secara dini dan melakukan respon cepat guna meminimalkan dampak operasional.
Kunjungan kemudian dilanjutkan ke area proses untuk melakukan inspeksi langsung terhadap kondisi equipment dan instrumen yang beroperasi. Dalam kesempatan ini, dilakukan pula pengujian terhadap pemahaman teknis petugas lapangan, termasuk prosedur pengoperasian, pemeliharaan, serta penanganan kondisi darurat. Hal ini menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa keandalan operasional tidak hanya didukung oleh infrastruktur, tetapi juga oleh kompetensi sumber daya manusia.
Gas Station Tanjung Batu merupakan bagian dari Proyek Pipa Gas Tanjung Batu yang memiliki panjang ±48,3 kilometer dengan diameter pipa 16 inci dan kapasitas penyaluran hingga 80 BBTUD. Infrastruktur ini berfungsi menyalurkan gas dari sumber pasok menuju pembangkit listrik, menggantikan penggunaan bahan bakar High Speed Diesel (HSD) yang sebelumnya digunakan.
Dari sisi keandalan, proyek ini dirancang dengan mengedepankan efisiensi dan keberlanjutan. Sistem pipa gas memanfaatkan jalur Right of Way (ROW) eksisting, sehingga meminimalkan risiko gangguan eksternal serta meningkatkan keamanan operasional. Selain itu, penggunaan sistem monitoring dan kontrol yang terintegrasi memungkinkan pengawasan secara real-time terhadap tekanan, aliran, dan kondisi jaringan pipa.
Keandalan pasokan energi menjadi salah satu nilai utama dari proyek ini. Dengan kapasitas hingga 80 BBTUD, infrastruktur ini mampu menjaga kontinuitas suplai energi ke pembangkit listrik secara stabil dan berkelanjutan. Hal ini tidak hanya berdampak pada peningkatan efisiensi operasional, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap penurunan biaya energi melalui pengurangan penggunaan bahan bakar berbasis minyak.
Lebih lanjut, proyek ini juga memberikan manfaat strategis dalam memperkuat ketahanan energi nasional. Dengan memanfaatkan sumber gas domestik dan sistem distribusi yang lebih efisien, PT PLN Energi Gas turut mendukung transisi menuju energi yang lebih bersih, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Mohammad Faradhy menegaskan pentingnya menjaga standar keandalan operasional di seluruh lini. “Keandalan operasional adalah kunci utama dalam menjaga keberlangsungan pasokan energi. Infrastruktur yang baik harus didukung oleh sistem yang andal serta SDM yang kompeten. Melalui kunjungan ini, kami ingin memastikan seluruh aspek tersebut berjalan optimal, sehingga operasional dapat berlangsung secara aman, efisien, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT PLN Energi Gas, Edwin Bangun, dalam kesempatan terpisah menyampaikan bahwa kegiatan management site visit merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas operasional proyek-proyek strategis. “Kami terus memastikan bahwa setiap infrastruktur yang dioperasikan tidak hanya andal, tetapi juga memenuhi standar keselamatan tertinggi. Proyek seperti Pipa Gas Tanjung Batu menjadi bukti nyata kontribusi kami dalam menghadirkan solusi energi yang efisien dan berkelanjutan bagi Indonesia,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, PT PLN Energi Gas menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan keandalan infrastruktur gas, memperkuat budaya keselamatan kerja, serta memastikan kesiapan operasional dalam mendukung kebutuhan energi nasional yang semakin dinamis.
Narahubung
Sekretaris Perusahaan
PT PLN Energi Gas
021-29721019
Tentang PLN Energi Gas
PT PLN Energi Gas (PLN EG) merupakan anak perusahaan PLN EPI yang bergerak dalam bidang midstream gas. Kompetensi inti perusahaan adalah pendistribusian gas (gas pipa dan LNG) di darat dan di laut (FSRU dan LNGC) untuk pembangkit listrik dengan keandalan tinggi.